Menyelami Kemerdekaan | Tebuireng Online
Bukan Luka Lagi
Aku berjalan dari reruntuhan
dengan dada yang pernah kosong
dengan mata yang pernah mati
menyusuri malam yang tak bersuara
membawa serpihan diriku yang patah
tapi pagi tetap datang
dan mentari tetap bersinar
meski jiwaku basah oleh kenangan
kini aku bukan luka lagi
aku adalah bukti bahwa jiwa bisa sembuh
aku adalah tangis yang berubah jadi tawa
aku adalah gelap yang belajar mencintai terang
aku merdeka
bukan karena lupa
tapi karena sudah berdamai
Rumah Kembali
Dulu aku adalah rumah tanpa atap
dindingku retak
lantai hatiku dingin

orang datang lalu pergi
tak satupun tinggal untuk benar benar melihat
aku memungut puing
dari tiap kehilangan
dan dari sana aku membangun ulang diriku
perlahan
dengan cinta yang kupelajari sendiri
aku menanam harapan di halaman dadaku
dan pagi mulai tumbuh di sana
dengan burung burung bernyanyi di nadiku
aku kini tempat yang aman bagiku sendiri
tak butuh pelukan semu
tak perlu pengakuan
ini rumah
ini aku
dan aku bahagia
Di Tanah Gersang
Di tanah yang pernah gersang
aku menanam luka
menyiraminya dengan air mata
menunggunya tumbuh entah menjadi apa
waktu berlalu seperti angin yang lelah
dan aku tetap di sana
menggenggam tanah yang keras
tapi kemudian
dari luka itu tumbuh pohon kecil
rapuh
tapi hidup
aku tersenyum
untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama
karena tahu
bahwa yang tumbuh dari luka
bisa menjadi taman
sekarang aku hidup di taman itu
berjalan tanpa beban
bernafas tanpa pedih
aku sejahtera
karena tak lagi melawan masa lalu
aku bahagia
karena kini aku memilih diriku sendiri
Penulis: Albii
Game Center
Game News
Review Film
Rumus Matematika
Anime Batch
Berita Terkini
Berita Terkini
Berita Terkini
Berita Terkini
review anime