Doa Nabi Yunus Ketika Menghadapi Kesulitan dan Musibah
3 mins read

Doa Nabi Yunus Ketika Menghadapi Kesulitan dan Musibah


ilustrasi berdoa

Jaman sekarang, banyak orang yang melupakan peran dan kekuatan doa. Ketika seseorang mendapati musibah, kesulitan, atau masalah lainnya, ia cenderung malah larut dalam pikirannya. Mereka lupa bahwa ada senjata yang cukup ampuh untuk mengatasi masalah itu, yaitu dengan berdoa. Setidaknya dengan berdoa, ia merasakan ketenangan, dan kelegaan.

Banyak doa-doa para nabi, yang bisa kita gunakan sesuai keperluan kita. Salah satunya doa nabi Yunus, ketika menghadapi kesulitan atau kesusahan. Seperti yang disabdakan oleh Nabi Muhammad SAW:

وهكذا دعا ذو النون الذي قال فيه النبي ﷺ: “دعوةُ أخي ذي النون ما دعا بها مكروبٌ إلا فرَّجَ اللهُ كربَه: لا إله إلا أنت سبحانك إني كنتُ من الظالمين”، وفي الترمذي: “دعوةُ أخي ذي النون إذ دعا بها في بطن الحوت: لا إله إلا أنت سبحانك إني كنتُ من الظالمين، فإنه لم يدعُ بها مسلمٌ في شيءٍ قط إلا استجابَ اللهُ له.

“Demikian juga dona Nabi Yunus (‘Dzu an-Nun’) yang disebut Nabi SAW: “Doa saudaraku Dzu an-Nun (Nabi Yunus), tidaklah seorang yang sedang dalam kesulitan berdoa dengannya melainkan Allah akan menghilangkan kesulitannya: dengannya melainkan Allah akan menghilangkan kesulitannya: لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ (tidak ada tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim).” Dalam riwayat Tirmidzi disebutkan: “Doa saudaraku Dzu-an Nun ketika ia berdoa di dalam perut ikan: dengannya melainkan Allah akan menghilangkan kesulitannya: لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ, tidaklah seorang Muslim berdoa dengannya satu urusan apa pun kecuali Allah pasti mengabulkannya.” (Ibnu Katsir, Tafsīr Ibnu Katsīr (Tahqiq: Salāmah), Juz 6, hlm. 433.)

Doa ini terdapat dalam Surat Al-Anbiya ayat 87 dan disebutkan dalam banyak kitab klasik sebagai salah satu doa yang mustajab untuk minta pertolongan di saat kesulitan. Ibn Rif’ah menjelaskan dalam kitabnya:

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

وقد استحب الأصحاب له أن يدعو مع ذلك بدعاء الأنبياء – صلى الله على نبينا وعليهم – لأنه أسرع للإجابة، وهكذا فعل عمر بن عبد العزيز – رحمه الله – فإنه كتب إلى ميمون بن مهران قال: قد كتبت إلى البلدان أن يخرجوا إلى الاستسقاء إلى موضع كذا وكذا، وأمرتهم بالصدقة والصلاة، وأمرتهم أن يقولوا كما قال أبوهم آدم – عليه السلام –: ﴿رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنْ الْخَاسِرِينَ﴾ [الأعراف: ٢٣]، ويقولوا كما قال نوح – عليه السلام –: ﴿وَإِلاَّ تَغْفِرْ لِي وَتَرْحَمْنِي أَكُنْ مِنْ الْخَاسِرِينَ﴾ [هود: ٤٧]، ويقولوا كما قال يونس – عليه السلام –: ﴿سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنتُ مِنْ الظَّالِمِينَ﴾ [الأنبياء: ٨٧]، ويقولوا كما قال موسى – عليه السلام –: ﴿إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي فَغَفَرَ لَهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ﴾ [القصص: ١٦].

Artinya: “para sahabat (dalam mazhab) menganjurkan agar seseorang berdoa dengan doa-doa para nabi, karena doa-doa itu lebih cepat dikabulkan. Demikian juga yang dilakukan oleh ‘Umar bin ‘Abd al-‘Aziz. Beliau pernah menulis surat kepada Maimun Mihran, mengatakan: “ aku telah mengirim surat ke berbagai daerah agar mereka keluar untuk salat istisqa’ di tempat tertentu. Dan aku perintahkan mereka untuk bersedekah dan berdoa sebagaimana yang diucapkan oleh bapak mereka, Nabi Adam: (QS. al-A’raf: 23). Dan hendaknya mereka berkata sebagaimana ucapan nabi Nuh: (QS. Hud: 47) dan hendaknya mereka berkata sebagaimana ucapan Nabi Yunus: (QS. al-Qassas: 16).  (Ibnu ar-Rif‘ah, Kifāyah an-Nabīh fī Syarḥ at-Tanbīh, Juz 4, hlm. 533.)

Jadi inti dari Ibn Rif’ah itu bahwa ulama menganjurkan membaca doa para nabi, termasuk doa Nabi Yunus karena lebih cepat dikabulkan. Imam al-Suyuti dalam kitabnya menukil bahwa ketika Nabi Yunus berdoa dengan kalimat tersebut, para malaikat mengenali suaranya dan memohon kepada Allah agar mengampuni dan menolongnya. (Jalāluddīn as-Suyūṭī, Jam‘ al-Jawāmi‘ (al-Jāmi‘ al-Kabīr), Juz 19, hlm. 267.)

Dan doa ini, sekalipun diucapkan oleh Nabi Yunus, bukan berarti tidak bisa kita baca. Doa ini bukan hanya khusus untuk Nabi Yunus, tetapi juga untuk seluruh umat Islam yang menghadapi kesulitan. (Muḥammad Sayyid Ṭanṭāwī, at-Tafsīr al-Wasīṭ, Juz 9, hlm. 245.). Jadi silahkan saja, baca doa ini ketika sedang mengalami kesulitan. Dan allah pasti mengabulkan, asalkan bacanya dengan peuh keikhlasan dan pengakuan diri.

Baca Juga: Mengambil Pelajaran dari Doa-Doa Nabi Ibrahim


Penulis: Abil Qasim.

Editor: Sutan


News
Berita
News Flash
Blog
Technology
Sports
Sport
Football
Tips
Finance
Berita Terkini
Berita Terbaru
Berita Kekinian
News
Berita Terkini
Olahraga
Pasang Internet Myrepublic
Jasa Import China
Jasa Import Door to Door