Bu Nyai Aisyah Sebut Kebersihan Itu Melekat pada Keimanan Seseorang
2 mins read

Bu Nyai Aisyah Sebut Kebersihan Itu Melekat pada Keimanan Seseorang


Bu Nyai Aisyah saat acara diklat santri husada.

Tebuireng.online- Santri Husada Pesantren Tebuireng kembali menggelar kegiatan rutin tahunan yakni Diklat Santri Husada dengan tema “Santri Sehat, Pesantren Kuat SDM Sebagai Role Model Kesehatan dan Kebersihan di Lingkungan Pesantren”. Kegiatan ini dilaksanakan di dua tempat yakni di Aula lantai 3 Gedung Yusuf Hasyim, pada Jumat-Sabtu (21-22 November 2025).

Ibu Nyai Aisyah selaku pembina  Santri Husada mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh peserta yang mengikuti diklat pada tahun ini.

“Saya ucapkan rasa terimakasih kepada seluruh teman-teman santri yang mengikuti kegiatan diklat tahun ini. Karena kalian ini telah merelakan dirinya untuk siap-siap menjadi “provokator” perihal kebersihan dan kesehatan di pondok pesantren,” ucap beliau.

Menurut beliau, hal tersebut adalah langkah yang sangat baik karena teman-teman sudah menyediakan diri untuk menjadi bermanfaat kepada teman-teman yang lain. Dan hal itulah yang membuat saya menjadi bangga kepada kalian semua.

Beliau juga menungkapkan bahwa terbentuknya Santri Husada bukan berangkat dari program Pesantren Tebuireng, tetapi berangkat dari salah satu program Menteri Kesehatan untuk menciptakan lingkungan pondok pesantren yang bersih dan sehat.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Beliau juga menungkapkan data bahwa jumlah santri yang berada di Indonesia, sangatlah banyak, yang mana jumlahnya sampai pada angka jutaan.

“Di Jawa Barat sekitar ada 14 ribu pondok pesantren yang berdiri, kemudian di Jawa Timur ada sekitat 10 ribu dan di Jawa Tengah ada sekitar 8 ribu. Angka ini menjadi sorotan dari Mentreri Kesehatan untuk mendidirikan Santri Husada di tiap-tiap pondok pesantren,” jelas beliau.

Menurutnya, angka yang sedemikian besar ini bila harus diberi perhatian, dan diurus mengenai kesehatan dan kebersihannya di pondok pesantren. Karena para santri yang saat ini menempuh pendidikan di pondok pesantren adalah generasi penerus bangsa di kemudian hari.

“Maka kita harus memaksimalkan kebersihan dan kesehatan para santri yang tinggal di pondok pesantren. Karena kecerdasan itu dimulai dari kebersihan dan kesehatan. Bahkan di dalam Islam sudah jelas disebutkan kebersihan adalah bagian dari iman. Kebersihan itu bukan ecek-ecek, bukan hal yang sepele nggih. Bahkan itu dikaitkan dengan sebagian dari iman,” pungkas beliau.


Pewarta: Dimas Setyawan Saputro

Editor: Sutan


News
Berita
News Flash
Blog
Technology
Sports
Sport
Football
Tips
Finance
Berita Terkini
Berita Terbaru
Berita Kekinian
News
Berita Terkini
Olahraga
Pasang Internet Myrepublic
Jasa Import China
Jasa Import Door to Door