Empat Delegasi Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Diwisuda Daurah Hadis, Dua Lanjut ke Turki
6 mins read

Empat Delegasi Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Diwisuda Daurah Hadis, Dua Lanjut ke Turki


Empat delegasi dari Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng (dok. istimewa)

Tebuireng.online— Selesaikan Daurah Ilmiyyah pendalaman ilmu hadis bersama Prof. Dr. Syaikh Muhyiddin Awwamah, satu dosen dan tiga mahasantri Ma’had Aly Hasyim Asy’ari resmi diwisuda pada Sabtu (5/9/2026) di Jakarta. Dr. H. Mohammad Hamsa Fauriz, S.Pd.I., M.H., selaku Wakil Mudir Bidang Kemahasantrian turut hadir membersamai para wisudawan.

Baca Juga: Siapkan Konferensi Internasional, Ma’had Aly Tebuireng Gandeng ASILHA Bahas Masa Depan Studi Hadis

Keempat wisudawan tersebut adalah Muhammad Alamuddin, M.Hum. yang merupakan dosen di Ma’had Aly Hasyim Asy’ari. Adapun dari Marhala Tsaniyah (M2) yakni Ahmad Nuruddin, Lc. dan Luqman Hakim, S.Ag., M.Hum., serta dari Marhala Ula (M1) yakni M. Rasyid Irfan.

Salah satu wisudawan, M. Rasyid Irfan, berhasil memperoleh predikat Mumtaz (cumlaude). Peserta yang diwisuda kali ini merupakan 30 orang terseleksi, di mana 20 orang di antaranya dengan perolehan nilai tertinggi berhak mengikuti daurah lanjutan secara tatap muka (offline) di Turki.

Program beasiswa Awwamah Center Indonesia (ACI) yang berafiliasi dengan Dar al-Hadits al-Awwamiyah, Istanbul, Turki ini telah berlangsung sekitar satu setengah tahun, terhitung sejak penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Ma’had Aly Hasyim Asy’ari dengan lembaga tersebut. Rasyid menuturkan, mulanya Tebuireng hanya memperoleh dua kuota, masing-masing satu orang untuk jenjang M1 dan M2.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

“Setelah menjalani seleksi ketat, alhamdulillah saya terpilih dari M1 dan Pak Alamuddin dari M2,” tuturnya.

Baca Juga: Ulama Oman Kunjungi Pesantren Tebuireng, Sampaikan Pesan Ini kepada Mahasantri

Ahmad Nuruddin, Lc. menjelaskan bahwa program ini diselenggarakan dalam dua jenjang. Jenjang pertama mengkaji kitab Taudhih ‘Ilm al-Musthalah al-Hadits asy-Syarif karya Syaikh Dr. Muhyiddin Awwamah yang membedah metode pengajaran ilmu musthalah hadis. Sementara jenjang kedua mengkaji kitab al-Hawasyi al-Madaniyyah, syarah atas Manzhumah al-Baiquniyyah yang ditulis Syaikh Muhyiddin semasa bermukim di Madinah al-Munawwarah.

Bagi 20 peserta terbaik, pembelajaran akan dilanjutkan langsung di Istanbul, Turki selama kurang lebih satu bulan, mulai 7 September hingga 5 Oktober mendatang. Dari delegasi Tebuireng, M. Rasyid Irfan dan Ahmad Nuruddin menjadi peserta yang berhak bertolak ke Turki.

Terkait proses belajar, Rasyid menceritakan tantangan ujian yang materinya mencakup separuh hingga satu kitab penuh. Baginya, materi yang diajarkan membuka cakrawala bahwa ilmu hadis jauh lebih luas dari yang dibayangkan sebelumnya.

“Ditambah lagi, para pengajar menyampaikan materi dengan bahasa Arab aktif, sehingga kami terbiasa menyimak dan melatih kecakapan bahasa secara langsung,” ujarnya.

Baca Juga: Pertama di Kampus Pesantren! SEMA Ma’had Aly Tebuireng Gelar Pekan Legislatif Mahasantri 2026

Kesan mendalam juga dirasakan oleh Ahmad Nuruddin. Baginya, materi kajian melampaui ekspektasi karena mampu mengurai bahasan-bahasan pelik yang sebelumnya sulit dipahami.

“Ini membuktikan bahwa para masyayikh pengajar benar-benar pakar di bidangnya. Insya Allah, setelah wisuda ini perjalanan berlanjut dengan pembelajaran tatap muka langsung di Turki selama satu bulan,” paparnya.

Sementara itu, Ust. Muhammad Alamuddin menilai program ini menghadirkan ruang ilmiah yang sangat kaya karena tersambung langsung dengan madrasah sang muhaddits dunia, Syaikh Muhammad Awwamah, bersama kedua putranya, Syaikh Muhyiddin dan Syaikh Ahmad Awwamah.

“Tak hanya mengkaji kitab ulumul hadits sesuai tingkatan masing-masing, setiap sesi para peserta dari berbagai daerah juga aktif mendiskusikan persoalan-persoalan kontemporer seputar hadis,” terang dosen Ma’had Aly tersebut sembari berharap kegiatan ini terus menjadi wadah pengkaderan dan peningkatan kapasitas (upgrading) pengkaji hadis di tanah air.

Baca Juga: Dosen Mahad Aly Tebuireng Raih Beasiswa Pelatihan Fatwa ke Mesir

Bagi Luqman Hakim, momen wisuda ini menyisipkan nasihat yang sangat membekas dari Syaikh Muhyiddin Awwamah, yakni bahwa ilmu laksana lautan tak bertepi, jangan biarkan panjangnya jalan dan beratnya rintangan membuat langkah surut.

“Bagi saya, wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan pengingat untuk terus berkhidmat, membaca turats, dan menjaga sanad keilmuan,” tegas Luqman. Semangat dan ketekunan para wisudawan ini pun melahirkan harapan agar peluang kerja sama internasional serupa terus terbuka luas bagi generasi santri berikutnya.

Baca Juga: Studi Hadis Moderat Jadi Sorotan dalam Ma’asim M2 Mahad Aly Tebuireng

Apresiasi tinggi turut disampaikan pihak kampus, Dr. H. Mohammad Hamsa Fauriz mengungkapkan rasa bangga atas capaian delegasi Ma’had Aly Hasyim Asy’ari, sekaligus menyampaikan terima kasih kepada pihak Awwamah Center.

“Ke depannya, para peserta yang telah menuntaskan program ini diharapkan dapat mentransfer dan mengembangkan keilmuan yang diperoleh demi kemajuan kajian hadis di Ma’had Aly Hasyim Asy’ari,” pungkasnya.



 


PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch